Wednesday, 22 October 2008

Drops of wisdom(1)

بسم الله الرحمن الرحيم

Salam

“The sincere person is the one who hides his good deeds just like he hides his evil deeds”

[Yaqub al-Makfoof]

"If you cannot be of benefit to the Muslims, then do not harm them; if you cannot make them happy, then do not make them sorrowful; if you cannot please them, then do not abuse them; and if you cannot praise them, then do not disparage them"

[Yahya ibn Mu’adh]

Source : qisas.com


Saturday, 18 October 2008

TellMeWhy

بسم الله الرحمن الرحيم





In my dreams, Children sing
A song of love for every boy and girl
The sky is blue, the fields are green
And laughter is the language of the world
Then I wake and all I see is a world full of people in need

Tell me why,(why) does it have to be like this
Tell me why, (why) is there something I have missed
Tell me why, (why) cause I don't understand
When so many need somebody
We don't give a helping hand
Tell me why

Every day, I ask myself
what will I have to do to be a man
Do I have, to stand and fight
To prove to everybody who I am
Is that what my life is for?
To waste in a world full of war

Tell me why, (why) does it have to be like this
Tell me why, (why) is there something I have missed
Tell me why,(why) cause I don't understand
When so many needs somebody
We don't give a helping hand
Tell me why (Tell me why)
Tell me why (Tell me why)
Tell me why (Tell me why)
Just tell me why (why, why, why)

Tell me why, (why) does it have to be like this
Tell me why, (why) is there something I have missed
Tell me why, (why) cause I don't understand
When so many need somebody
We don't give a helping hand
Tell me why (Why why, does the tigers run?)
Tell me why (Why why, do we shoot the gun?)
Tell me why (Why why, do we never learn?)
Can someone tell us why we let the forests burn

(why why do we say we can?) tell me why
(why why is it still the same?) tell me why
(why why do we talk and run?) tell me why
can someone tell us why we let the ocean die

(why why do we always say?) tell me why
(why why do we pass the blame?) tell me why
(why why does it never rain?)
can someone tell us why we cannot just be friends

(why why do we close our eyes?)
(why why do we really lie?)
(why why do we fight for land?)
can someone tell us why cause we don't understand
why why?

Ubah Diri

بسم الله الرحمن الرحيم

Salam

Aku tertarik dengan sajak yang diselitkan oleh Ustaz Hasrizal dalam ceramahnya. Sajak ini sebenarnya tertulis pada batu nisan seorang paderi. Namun, maknanya amat sesuai dijadikan pedoman buat kita semua. Ambillah sedikit masa yang ada untuk betul2 menghayatinya. :)

Ketika aku di usia remaja

Cita-citaku adalah untuk mengubah dunia


Tetapi apabila aku meningkat dewasa


Baruku sedar bahawa dunia tidak pernah berubah


Lalu ku sempitkan cita-citaku


Untuk melakukan perubahan ini kepada mengubah negara


Tetapi kulihat negara juga tidak berubah


Dan apabila badanku lemah berada di pembaringan


Aku meletakkan cita-citaku untuk melihat keluargaku berubah


Tetapi nyata merekajuga tidak berubah


Dan ketika di atas pembaringan


Nazak menunggu kematian


Buat kali pertamanya aku terfikir


Kalaulah yang pertama kuubah itu adalah diriku sendiri


mungkin dengan memberikan contoh teladan yang baik


Keluargaku akan dapat kuubah


Dan dengan sokongan daripada keluargaku


Mungkin aku dapat mengubah negara


Dan siapa tahu aku mampu mengubah dunia



Apabila ingin melakukan perubahan, fikirlah sebesar mungkin tetapi bertindaklah sekecil yang mungkin(tumpukan pada apa yang kita boleh buat iaitu dengan kita mengubah diri kita sendiri kepada yang lebih baik)

~Ustaz Hasrizal~



Moga bermanfaat

Wassalam


Friday, 17 October 2008

Cerita lama

بسم الله الرحمن الرحيم

Salam

Nak berkongsi sebuah cerita yang selalu menjadi modal tazkirah di Kyuem dulu.

Abdullah sedang mengembara di dalam hutan. Ketika asyik menikmati keunikan hutan, tiba-tiba muncul seekor harimau 'garang' di depannya. Dengan gaya terkejut dan gelabah, dia mengorak langkah, berlari dengan kencang untuk menyelamatkan diri. Malang baginya apabila sang harimau mengejarnya seolah-olah ingin memakannya.

Suatu rahmat menjelma apabila dia ternampak sebuah telaga di tengah-tengah hutan tersebut, maka dia pun membuat keputusan untuk menyembunyikan diri di dalam telaga tersebut. Tanpa berlengah, dia terus masuk kedalam telaga tersebut dan bergayut pada tali timba yang ada di situ. Malang menimpanya lagi apabila rupa-rupanya terdapat 2 ekor buaya ganas sedang menanti di dalam telaga itu.
Mujurlah dia sempat bergayut pada tali timba itu. Tak semena-mena, datang satu lagi ujian. Muncul pula 2 ekor tikus berwarna putih dan hitam, mengigit-gigit tali timba itu. Sekarang, Abdullah tidak mempunyai banyak pilihan. Di luar telaga, sang harimau sedang setia menanti. Di bawahnya pula, 2 ekor buaya ganas sabar menunggu. 2 ekor tikus itu pula sungguh rajin menggigit tali timba. Jika panjang tali timba itu, maka banyaklah masa yang dia ada. Jika tidak, habislah dia...


*olahan sendiri oleh penulis. watak juga adalah rekaan semata-mata

Mula-mula, maafkan aku jika olahan cerita ni kurang menarik. :) Versi asalnya mungkin lebih baik. Sebenarnya cerita di atas merupakan suatu analogi kehidupan kita sebagai manusia.

Abdullah itu merujuk kepada diri kita.
Harimau merujuk kepada malaikat maut
2 ekor buaya merujuk kepada malaikat raqib dan a'tid
2 tikus merujuk kepada siang dan malam
tali timba merujuk kepada jangkahayat kita


Malaikat maut sentiasa mengejar kita sehinggalah sampai ajal kita. Bila tiba waktu itu, nyawa kita akan diambil tanpa lengah, tidak cepat walau sesaat dan tidak lambat walau sesaat. Malaikat pencatat amal pula sentiasa mencatat amal kita setiap waktu. Tidak kiralah amal itu adalah kebaikan mahupun kejahatan, semuanya dicatat. Dan suatu masa nanti, ia akan didedahkan. Malam dan siang pula silih berganti, memakan jangkahayat kita. Semakin lama, jangkahayat kita semakin pendek. Masa yang kita ada kian singkat.

Sama-sama kita perbaiki diri dari semasa ke semasa.
Hargai masa yang kita ada untuk suatu tujuan dan perkara yang bermanfaat.

Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali akan melambatkan kematian seseorang (atau sesuatu yang bernyawa) apabila sampai ajalnya; dan Allah Amat Mendalam PengetahuanNya mengenai segala yang kamu kerjakan.
~Al-Munafiqun : 11~

Moga bermanfaat

Wassalam